FAKTA
DATA
1. Gunnung Bromo
2. sejarah letusan
3. sebagai gunung suci
INFORMASI
1. Gunung Bromo (dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
2. Selama abad ke-20, gunung yang terkenal sebagai tempat wisata itu meletus sebanyak tiga kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004.
Sejarah letusan Bromo: 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.
3. Bagi penduduk Bromo, suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.
Oleh : Lissa El & Meitha D
Senin, 07 September 2009
Fakta, Data & Informasi gunung BROMO
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 08.09 0 komentar
Fakta, Data & Informasi Tsunami Aceh
FAKTA
DATA
1. 26 Desember 2004
2. gempa berkekuatan 8,9 skala richter
INFORMASI
Gempa di Aceh yang diikuti tsunami dengan puluhan ribu korban jiwa dan
kerugian materi yang tak terhitung, untuk kesekian kalinya
menghenyakkan kesadaran dan mengguncang jiwa kita. Gempa yang mulai
terjadi hari Minggu 26 Desember 2004 tersebut sampai saat ini masih
terus berkelanjutan dengan gempa-gempa susulannya.
tanggal 29 Desember 2004 - sudah tercatat getaran-getaran dengan
kekuatan 5-9 Skala Richter sebanyak 40 kali, dan belum jelas terlihat
tanda-tanda kapan akan berhenti.
Kita semua menundukkan kepala, kita semua berduka, kita semua
menangis. Tapi tangisan dan keprihatinan saja tidak cukup dalam
menyikapi sebuah bencana. Diperlukan langkah nyata berbasis alasan
ilmiah yang cukup agar didapat gerak yang efektif dalam menanggulangi
dan sekaligus bersiap mengantisipasinya lagi di masa depan. Sudah
saatnya kita menangani bencana tidak hanya dengan mengandalkan naluri
charitas belaka.
Kondisi geologi Indonesia yg merupakan pertemuan lempeng-lempeng
tektonik menjadikan kawasan Indonesia ini memiliki kondisi geologi
yang sangat kompleks. Selain menjadikan wilayah indonesia ini kaya
akan sumberdaya alam, salah satu konsekuensi logis kekompleksan
kondisi geologi ini menjadikan banyak daerah-daerah di Indonesia
memiliki tingkat kerawanan yg tinggi terhadap bencana alam. Beberapa
diantaranya adalah rawan gempa bumi, tsunami serta rawan letusan
gunung api disepanjang "ring of fire" dari Sumatra - Jawa - Bali - Nusatenggara -Banda - Maluku. Pemahaman akan resiko tinggal didaerah dengan kerawanan bencana tinggi ini semoga tidak menjebak kita pada pemikiran sempit bahwa kita sedang memang menjalani "takdir hitam". Alam selalu bertindak jujur, adil, berjalan dengan aturan, rambu-rambu dan petunjuk, tanda-tanda yang amat jelas bagi yang bersedia memahaminya dengan tawadlu' dan kerendahan hati.
Daerah rawan bencana gempa dan tsunami Indonesia hampir semuanya berada pada daerah yg tingkat populasinya sangat padat. Daerah-daerah ini sering merupakan pusat aktifitas serta sumber pendapatan masyarakat serta negara, dan menjadi pusat pencurahan dana pembangunan. Namun ketika bencana gempa dan tsunami itu terjadi maka usaha-usaha pembangunan yg sudah dilakukan akan hilang dan lenyap dalam waktu yang sangat singkat dan bersifat katastropik.
oleh : Lissa El & Meitha D
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 07.51 0 komentar
Fakta, Data & Informasi KELAPARAN
FAKTA
FAKTA
DATA
1. PALING sedikit 23,63 juta penduduk Indonesia terancam kelaparan.
2. 4,35 juta tinggal di Jawa Barat.
3. yang terancam kelaparan adalah penduduk yang pengeluaran per kapita sebulannya di bawah Rp 30.000,00.
INFORMASI
PALING sedikit 23,63 juta penduduk Indonesia terancam kelaparan saat ini, di antaranya 4,35 juta tinggal di Jawa Barat. Ancaman kelaparan ini akan semakin berat, dan jumlahnya akan bertambah banyak, seiring dengan Mereka yang terancam kelaparan adalah penduduk yang pengeluaran per kapita sebulannya di bawah Rp 30.000,00.
Di antara orang-orang yang terancam kelaparan, sebanyak 272.198 penduduk Indonesia, berada dalam keadaan paling mengkhawatirkan. Dari jumlah itu, sebanyak 50.333 berasal dari Jawa Barat, di antaranya 10.430 orang tinggal di Kabupaten Bandung dan 15.334 orang tinggal di Kabupaten Garut. Mereka yang digolongkan terancam kelaparan dengan keadaan paling mengkhawatirkan adalah penduduk yang pengeluaran per kapitanya di bawah Rp 15.000,00 sebulan.
Angka-angka ancaman kelaparan itu dapat disimak dalam laporan Survei Sosial Ekonomi Nasional 1996 dalam buku “Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Indonesia 1996″ yang dipublikasikan Biro Pusat Statistik, dan buku “Data Sosial Ekonomi Masyarakat Jawa Barat Tahun 1996″ yang dipublikasikan Kantor Statistik Provinsi Jawa Barat.
Karena data dalam laporan itu diperoleh pada tahun 1996, saat Indonesia belum terpuruk dalam krisis ekonomi, maka sudah selayaknya perlu disimak dengan lebh hati-hati. Salah satu rambu kehati-hatian yang diperlukan adalah keadaan Indonesia saat ini yang ditandai dengan meroketnya harga, sedangkan pendapatan penduduk merosot yang antara lain disebabkan oleh banyaknya orang yang terkena PHK. Ada kemungkinan angka tahun 1996 itu lebih baik daripada keadaan Indonesia 1998. (Pada saat makalah ini ditulis, penulis belum membaca buku “Statistik Kesejahteraan Rakyat 1997″ yang diterbitkan BPS, Maret 1998).
Dalam keadaan yang begitu berat, sebagian penduduk Indonesia terpaksa mengais sah untuk mempertahankan hidupnya, seperti terpang dalam cover majalah internasional Newsweek, 27 Juli 1998, dan Pikiran Rakyat, 6 Agustus .
Oleh : Lissa El & Meitha D
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 07.40 0 komentar
Fakta, Data & Infoemasi
FAKTA
DATA
1.Kekuatan gempa sebesar 7,3 skala Richter.
2.gempa terjadi pukul 14.55 WIB, Rabu (2/9).
3.Posisi gempa berada pada 8,24 Lintang Selatan - 107,32 Bujur Timur atau 142 km Barat Daya Tasikmalaya dengan kedalaman 30 km.
INFORMASI
Gempa Tektonik 7,3 Skala Richter baru saja terjadi beberapa menit yang lalu dimana Gempa Tektonik cukup besar ini terasa sampai Jakarta, Banten dan Yogyakarta di posisi 8,24 Lintang selatan dengan kedalaman 30 KM dari laut di sekitar Barat Daya Tasikmalaya. Mengguncang beberapa daerah di Jawa Barat terasa di beberapa daerah Garut, Tasikmalaya, Bandung, Cianjur, Kerawang, Bekasi, Bogor serta Jakarta ini sempat membuat panik warga yang berhamburan keluar. Tasikmalaya Selatan tidak bisa dihubungi sampai saat ini kemungkinan komunikasi putus karena Handphone dan Telepon tidak bisa dihubungi, saat mengecek beberapa teman yang berada disana.
Berita dari Sukabumi beberapa warga yang menyampaikan bahwa beberapa Gedung Terjadi Kerusakan kaca pecah-pecah. Gempa yang besar pasti diikuti gempa-gempa susulan.BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA menyebut Pusat Gempa sekitar daerah Tasikmalaya.
Gempa ini mengguncang Jakarta dan beberapa daerah di Jawa Barat. Tasikmalaya dan Sukabumi yang 142 KM Barat Daya Tasikmalaya, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) memberikan laporan kepada warga bersiaga mengenai potensi tsunami. Gempa yang kekuatannya diperkirakan lebih kuat dan lebih besar dibanding Gempa yang pernah terjadi di Yogyakarta ini disinyalir berpotensi Tsunami.
oleh : Lissa El & Meitha D
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 07.33 0 komentar
beberapa contoh fakta,data, dan informasi





robiatul adawiyah
kelas 10-7
1. tsunami aceh
Di akhir tahun 2004, bencana Tsunami menyerang pesisir barat pulau Sumatera. Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan Kepulauan Nias, Sumatera Utara adalah wilayah terparah yang diporak poranda diterjang air bah. Kerugian material yang diakibatkan bencana ini ditaksir hampir ratusan trilyun rupiah. Banyak sarana-sarana transportasi, komunikasi, dan infrastruktur lainnya hancur ditelan gelombang air pasang ini. Kota yang dulunya dipadati oleh rumah-rumah penduduk dan bangunan batu, kini hampir rata dengan tanah. Ratusan ribu nyawa melayang. Dalam waktu sekejap mayat-mayat bergelimpangan disepanjang jalan dan dibiarkan membusuk tanpa ada yang merawatnya. Bencana ini kini tidak saja dirasakan oleh mereka yang terkena langsung, tetapi dirasakan oleh segenap masyarakat dunia.
Melihat kenyataan ini , Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) merasa tergerak untuk membantu mereka yang terkena bencana tsunami, khususnya mereka yang tinggal di Kepulauan Nias. Daerah yang paling dekat dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, di mana pusat gempa itu berasal.
Akibat gempa di Kepulauan Nias menurut informasi. dari Pdt. Zendrato, Ketua Tim Penanggulangan Gempa Gereja BNKP, musibah ini mengakibatkan:
a. korban meninggal dunia 78 orang warga gereja di dua wilayah, yaitu kecamatan Sirombu dan kecamatan Mandehe.
b. Korban menderita 400 KK diberbagai wilayah.
c. Korban yang mengungsi 2.200 orang (dewasa dan anak-anak) ke 5 wilayah, yang masing-masing tersebar dibeberapa lokasi pengungsian (15 lokasi).
2.banjir bandang
JEMBER - Sedikitnya 51 penduduk Desa Kemiri dan Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dipastikan tewas, dan puluhan lainnya luka-luka akibat banjir bandang bercampur lumpur yang menyapu daerah permukiman di lereng selatan Gunung Argopuro itu, Minggu (1/1) malam hingga Senin (2/1) siang. Selain menelan korban jiwa, puluhan rumah roboh dan hanyut, serta ratusan lainnya rusak.
Diperkirakan masih ada korban jiwa yang belum diketemukan karena tingginya endapan lumpur yang menutup rumah-rumah penduduk di kawasan Dusun Sondong, Dusun Delima dan Gunungpasung, Desa Kemiri, sebagai daerah terparah. Demikian data yang diperoleh Pembaruan dari Pemprov Jatim.
Jumlah korban yang ditemukan masih simpang-siur, namun data yang diperoleh dari Posko Penanggulangan Bencana di Jember hingga Selasa (3/1) menyebutkan, korban tewas 57 orang.
Lokasi yang sulit dijangkau meliputi desa-desa di Kecamatan Panti, antara lain Kemiri, Suci, Panti, Glagahwero, Pakis, yang lokasinya berada di kaki Gunung Argopuro. Di Desa Kemiri terdapat perkebunan dan pabrik kopi milik perusahaan swasta dan Perusahaan Daerah Perkebunan milik Pemerintah Kabupaten Jember. Di desa inilah korban banyak berjatuhan. Untuk menjangkau desa ini membutuhkan waktu dua jam dan jalan menuju ke sana sulit dilalui.
Bupati Jember, MZA Djalal, bersama instansi lainnya langsung memimpin pengevakuasian sekitar 3.000 jiwa dari ratusan keluarga di dua desa yang paling parah itu secara bertahap. Namun, masih ada sekitar 300 jiwa lainnya bersikeras tinggal di Dusun Sondong dan Delimo, Desa Suci, Kecamatan Panti yang terisolir akibat jalan dusun tertutup endapan lumpur setinggi satu meter dan jembatan penghubung putus diterjang banjir.
Banjir bandang terjadi sejak Minggu malam karena besarnya curah hujan di dataran tinggi Jember. Akibatnya, Kali Putih yang alirannya melewati empat kecamatan meluap. Kondisi Desa Kemiri, Kecamatan Panti menderita kerusakan yang paling parah karena wilayahnya merupakan tikungan aliran Kali Putih.
3.angin topan di amerika
Pinggiran luar angin topan dahsyat dan kuat sampai di pantai selatan Amerika Serikat di Teluk Meksiko. Pusat Pengawasan Topan Nasional Amerika – Hurricane Center – menyatakan, topan besar Katrina telah mendekati pantai Teluk Meksiko dengan hujan lebat dan angin kencang berkecepatan hampir 250 kilometer per jam, dan akan menghantam daratan fajar hari ini – Senin.
Kondisi cuaca di wilayah itu makin buruk dan akan bertambah buruk di waktu malam. Par aperamal cuaca menyatakan topan hebat itu akan menghantam di sepanjnag pantai Louisiana, Mississippi, Alabama dan bagian barat Florida.
Hurricane Center menyatakan, angin kencang akan menimbulkan banjir besar hingga 9 meter tingginya, ditambah dengan hujan lebat yang akan menyebabkan banjir besar di kota New Orleans, Louisiana, yang berada di bawah permukaan air laut. Banjir juga akan terjadi di tempat-tempat lain di sepanjang pantai.
Lebih dari satu juta orang diungsikan, di wilayah pantai, selagi ratusan ribu orang lainnya diamankan di tempat-tempat khusus untuk berlindung.
Wilayah pantai selatan Amerika Serikat dalam waktu beberpa jam lagi akan dihantam oleh salah satu badai dan angin topan paling dahsyat yang diberi nama Katrina yang pernah melanda Amerika Serikat.
Hurricane winds blow sand on Fort Lauderdale beach, Thursday
Pusat Pengawasan Topan Nasional Amerika – The Hurricane Center – menyatakan, angin topan Katrina yang sangat berbahaya ini, mendekati wilayah pantai teluk Meksiko dengan hujan lebat dan angin kencang yang kerkecepatan hampir 240 kilomete rper jam. Angin topan akan menghantam wilayah daratan dalam waktu beberapa jam lagi.
Kondisi cuaca di wilayah itu makin buruk dan akan bertambah buruk laho sepanjang hari – hari ini – Senin.
Para peramal cuaca mengatakan, angin topan dahsyat itu akan melanda wilayah sepanjang pantai Louisiana, Mississippi, Alabama dan bagian barat Florida.
Pusat Pengawasann Topan Nasional Amerika menyatakan, hujan lebat dan angin kencang, menimbulkan banjir dengan air setinggi 9 meter, yang akan membanjiri kota New Orleans, Louisiana yang terletak di bawah permukaan air laut itu. Banjir besar jug aakan melanda tempat-tempat lain di sepanjang pantai.
Lebih dari satu juta orang telah diungsikan dari wilayah pantai, selagi ratusan ribu orang lainnya, ditempatkan di tempat-tempat lain untuk berlindung.
4. gempa bumi, tasikmalaya
Gempa bumi berskala 7.3 SR yang terjadi 142 km barat daya Tasikmalaya pada hari ini tanggal 2 September 2009, pukul 14.55, seakan mengingatkan kita pada peristiwa tsunami Aceh pada Desember 2004.
Peristiwa tsunami Aceh adalah tragedi pembuka dari awal pemerintahan SBY-JK 2004-2009 yang kemudian terus diwarnai dengan berbagai bencana alam termasuk gempa Yogya setahun kemudian juga tsunami yang melanda Pangandaran.
Kini, setelah Pemilu 2009 berlangsung dan memunculkan kembali SBY sebagai Presiden, nampaknya alam kembali menyambutnya dengan gempa bumi berskala 7.3 SR. Bersyukur kali ini tanpa tsunami.
Tapi lantas bagaimana dengan hari-hari ke depan??? Mari kita tunggu saja kelanjutannya…
Semoga belum terlambat….
5. gunung slamet meletus
intensitas letusan Gunung Slamet hingga 10 hari sejak kali pertama meletus masih relatif tinggi. Berdasarkan catatan Pos Pengamatan Gunung Slamet, Pulosari, Gambuhan, Pemalang, dalam dua hari terakhir jumlah letusan gunung tertinggi kedua di Jawa itu mencapai rata 490 kali per hari.
Kepala Subbidang Evaluasi Bencana Geologi pada Badan Geologi, Agus Solihin, Selasa (5/5), mengungkapkan, kekuatan letusan gunung Slamet bervariasi. Terkadang menyemburkan lava pijar hingga ketinggian 500 meter, terkadang hanya menghembuskan asap tebal kehitaman ke udara.
"Intensitas letusan Slamet dalam dua hari terakhir masih pada kisaran 500 kali dalam sehari. Letusan ini tid ak berbahaya dan hanya menyemburkan debu dan lava pijar. Debu hanya dirasakan masyarakat di wilayah utara seperti Pemalang dan Tegal," kata Agus usai memberikan sosialisasi antisipasi bencana Gunung Slamet di Kecamatan Cilongok, Banyumas, Selasa.
Agus melanjutkan, dibanding intensitas letusan yang terjadi pada 1 Mei lalu, yang 600 kali dalam sehari, jumlah letusan dalam dua hari terakhir relatif telah menurun. Namun demikian, hal itu tak dapat dijadikan patokan apakah peningkatan aktivitas vulkanik di gunung ini mulai mereda.
"Pastinya, kami masih menetapkan status siaga hingga kini," kata Agus. Tipe letusan Gunung Slamet adalah stromboli, yakni menyemburkan lava pijar dan debu ke atas. Hal ini berbeda dengan Gunung Merapi yang letusannya disertai lelehan lava pijar dan wedhus gembel. Hal itu kecil kemungkinan terjadi di gunung ini.
Relatif kecilnya letusan Gunung Slamet juga dikarenakan posisi dapur magma yang relatif jauh dari puncak. Badan Gunung Slamet yang tambun dan tinggi, membuat gerakan magmatik dalam skala masif sulit menembus hingga permukaan kawah.
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 01.39 0 komentar
Sabtu, 05 September 2009
agung wicaksana
Pegunungan Jayawijaya, sebelumnya dikenal sebagai Orange Range, adalah pegunungan timur dari Pegunungan Maoke di dataran tinggi tengah daerah bagian Indonesia New Guinea. Rentang membentang 230 mil sebelah timur Sudirman Rentang untuk Pegunungan Bintang. Titik tertinggi di Puncak Trikora 4.750 meter (15.580 kaki). Grasberg besar tambang tembaga dan emas, yang dioperasikan oleh perusahaan Freeport yang berbasis di luar Amerika Serikat, terletak di pegunungan ini. Sungai Baliem memiliki sumber dalam kisaran.
Penduduk mencakup rentang Ketengban. [1]
Pada tahun 1997 penampakan hewan yang cocok untuk deskripsi harimau Tasmania, Australia berkantung yang telah punah yang dilaporkan dari "daerah Jayawijaya Irian Jaya".
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 02.09 0 komentar
Kamis, 03 September 2009
5 contoh fakta, data dan informasi oleh Nurul Hasanah dan Ratna Estu Priharti
1. fakta
data
Longsor Akibat Gempa di Cianjur
Takut Longsor Susulan, Proses Evakuasi Korban Dihentikan
Novia Chandra Dewi - detikNews
Jakarta - Belasan rumah tertimbun longsor dan 9 orang ditemukan tewas akibat tertimbun tanah pasca gempa di desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat. Namun evakuasi terpaksa dihentikan karena masih terjadi longsor susulan.
"Proses pencarian korban dihentikan karena masih terjadi longsor susulan,"kata Kapolsek Cibinong AKP Iwan Mustawan saat dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2009).
Menurut Iwan, rencananya para petugas akan kembali melakukan pencarian besok. Sejumlah alat berat saat ini juga sudah disiapkan untuk membantu proses evakuasi korban.
"Besok pagi kalau sudah mulai terang akan diekvakuasi kembali, saat ini alat berat yang ada belum bisa menjangkau lokasi," tambah Iwan.
Meski demikian jaringan komunikasi yang sebelumnya sempat terputus di lokasi longsor sudah mulai lancar. Pemerintah daerah setempat pun saat ini sudah membangun posko-posko bantuan untuk keperluan logistik warga yang selamat.
"Satuan tugas di Kecamatan juga sudah membangun tenda darurat, termasuk untuk makan sahur," pungkasnya.
informasi
Jadi dari kesimpulan semua data dan fakta yang kami terima bahwa didaerah Cianjur pada tanggal 3 bulan September 2009 telah terjadi Longsor akibat gempa bumi. Dan menurut kalposek Cibinong Iwan Mustawan baru menemukan 9 korban dari bencana tersebut dan masih belum jelas kepastiannya.
2. fakta
Data
Jumat, 16 Januari 2009 | 04:01 WIB
KOTA GAZA, KAMIS — Anak-anak merupakan pihak yang paling celaka dalam konflik di Gaza akibat gempuran terus-menerus tentara Israel sekaligus menyisakan trauma dan ancaman bayi-bayi yang baru lahir dan ibunya.
Ann Veneman, Direktur Eksekutif UNICEF di PBB, mengatakan, tak banyak yang bisa diperbuat untuk menolong dan melindungi anak-anak ini karena nyaris separuh dari wilayah tercekam oleh rasa ngeri akibat serangan dan gempuran tentara Israel.
Lebih dari 320 anak tewas dan 1.500 lainnya luka-luka sejak konflik mulai berlangsung lebih dari tiga minggu lalu, ujar Ann yang menyebutkan bahwa situasi ini sulit digambarkan, tragis, dan sukar diterima.
"Mereka adalah korban yang tidak bersalah," ujar Ann kepada CNN di Johannesburg, Afrika Selatan, sebelum meluncurkan acara tahunan UNICEF bertajuk "State of the World's Children".
Anak-anak sangat rentan di Gaza karena keluarga mereka terperangkap di area konflik. "Warga tidak dapat meninggalkan tempat tinggal dan mencari tempat berlindung yang aman di negara lain," ujar Ann.
Karena mereka tidak dapat melarikan diri dari kekerasan yang berlangsung konstan ini, kata Veneman, sebagian besar anak-anak Gaza sangat trauma.
informasi
Dari peperangan tersebut bukan hanya negara mengalami kerugian dari segi keturunan bangsa asli, material, dan lainnya hal tersebut juga mengakibatkan anak-anak menjadi trauma sehingga mereka takut akan segala hal.
3. fakta
data
Senin, 17 Agustus 2009 | 22:57 WIB
STOCKHOLM, KOMPAS.com - Pada 2050, Asia bakal mengalami lipat dua permintaan makanan. Soalnya, penduduk makin bertambah sementara kemampuan produksi pangan justru melorot.
Nah, ketimbang menghadapi bencana macam itu, jauh-jauh hari, Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah memberikan peringatan. Setidaknya, seperti muncul pada Senin (17/8) pada Minggu Air Dunia di Stockholm, Asia harus sesegera mungkin mereformasi pengelolaan sumber daya air.
"Asia bakal makin terlanda air limbah yang membawa kekurangan gizi," begitu pesan Direktur Jenderal Institut Pengelolaan Air Colin Chartres dalam konferensi yang dihadiri sekitar 2.500 tokoh peneliti, politisi, berikut pejabat pemerintahan.
Dalam catatan PBB, kemudian, pada 2050 pula, Asia justru mengimpor lebih dari seperempat kebutuhan bahan pangan biji-bijian.
Informasi
Kesimpulannya yang paling banyak menderita kelaparan terbanyak ialah dikawasan Asia Termasuk di Indonesia itu sendiri.
4. fakta
data
JAKARTA, RABU - Badai tropis Charlotte yang secara tidak langsung menimbulkan cuaca memburuk di wilayah perairan Indonesia sejak Minggu (11/1) hingga Selasa (13/1) akhirnya meluruh. Dampak yang ditimbulkan berupa perubahan wilayah pertumbuhan awan hujan kini makin merata, tidak lagi konvergen atau terpusat di wilayah-wilayah tertentu.
”Wilayah hujan yang makin merata itu mengurangi intensitas hujan lebat,” kata Kepala Subbidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudianto, Selasa (13/1) di Jakarta.
Meski demikian, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, BMKG tetap menyatakan beberapa daerah agar waspada terhadap hujan deras, petir, dan angin kencang, setidaknya di beberapa wilayah hingga Kamis pekan ini. Wilayah tersebut meliputi Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Papua Tengah dan Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian utara dan barat, serta Bali dan Nusa Tenggara.
BMKG memprediksikan pula keadaan serupa masih berlangsung pada 16 hingga 19 Januari 2009 di wilayah Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Tenggara, Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Petugas BMKG dari Bidang Informasi Meteorologi Maritim, Hasneni, kemarin juga menjelaskan, saat ini terjadi pola angin yang membentuk pusaran laut dengan kecepatan udara rendah di wilayah perairan utara Biak dan Manokwari. Keadaan demikian juga berpeluang menimbulkan cuaca buruk dengan wilayah yang dinaungi awan dan petir.
Intensitas badai
Kukuh menyatakan, periode bulan Januari sampai Februari akan menunjukkan intensitas badai tropis di belahan bumi selatan mulai memuncak hingga dua sampai empat kali dalam sebulan. Dampak cuaca buruk akan makin terasa sehingga makin berpeluang mengganggu pelayaran maupun penerbangan, berikut pula menimbulkan hujan lebat yang berpotensi mendatangkan banjir serta tanah longsor.
”Intensitas badai yang memuncak sekarang bisa dilihat dari adanya pusat tekanan rendah di sekitar lokasi badai Charlotte yang meluruh. Kondisi pola angin di wilayah Indonesia hingga kemarin juga belum berubah, dibandingkan sewaktu badai tropis Charlotte masih aktif,” kata Kukuh.
Badai tropis atau siklon Charlotte aktif sejak 11 hingga 13 Januari 2009, diawali pusat tekanan rendah yang terpantau sejak 6 Januari 2009. Selama aktif menjadi siklon dalam tiga hari itu, badai Charlotte menimbulkan berbagai kecelakaan pelayaran di Indonesia yang menenggelamkan ratusan warga hingga tewas.
Badai tropis itu juga menimbulkan tarikan massa udara dari wilayah tekanan udara tinggi di daratan Asia sehingga menimbulkan pergerakan angin kencang dari utara ke selatan. Angin kencang di permukaan laut akhirnya menimbulkan gelombang tinggi hingga menerpa bagian pantai sebelah utara di beberapa pulau di Indonesia.
Mengenai kemunculan badai tropis di belahan bumi selatan pada periode sekarang, Kukuh mengatakan, sudah dua kali badai selama Desember 2008. Kedua badai tropis itu dinamai Dolphin (masa aktif 15-17 Desember 2008) dan Billy (masa aktif 18-29 Desember 2008).
informasi
Ternya tornado juga ada dikawasan Indonesia walaupun dalam skala yang kecil dibandingkan dengan negara-negara besar lainnya kita cukup bersyukur di wilayah Indonesia aman-aman saja dalam hal tornado.
5. fakta
data
Palu (ANTARA News) - Sedikitnya dua buah bangunan penduduk hangus dilalap api, menyusul kebakaran hebat yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis tengah malam hingga Jumat dini hari.
Kebakaran itu menghanguskan satu blok rumah kos dengan 12 kamar dan sebuah rumah penduduk di Jln Nokilalaki, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, hingga rata dengan tanah.
Adha, warga setempat yang juga saksi mata, mengatakan awal sumber api terlihat sekitar pukul 23:50 Wita dari arah belakang rumah milik Ni`mah.
Sejumlah warga setempat yang mengetahui kebakaran ini segera berdatangan ke lokasi kejadian dan berusaha memadamkan api dengan cara mengambil air menggunakan ember dari rumah-rumah penduduk, namun mereka tidak berhasil mengendalikan si "Jago Merah" yang terus membesar.
Ia menambahkan dirinya sempat mendengar khabar kalau sebelum terjadi kebakaran dan apinya membesar, ada lilin terjatuh dan menyambar salah satu kamar kos di belakang rumah milik Ni`mah.
"Cuma saya tidak mengetahui siapa yang tinggal di kamar kos tersebut," tuturnya, dan menambahkan saat kejadian listrik pasokan PLN di kawasan tersebut lagi padam.
Kebakaran keduanya di Kota Palu kurun dua pekan terakhir itu baru berhasil dikendalikan sekitar satu jam kemudian setelah lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Pemkot Palu tiba di lokasi kejadian.
Aparat kepolisian dari Polres Palu hingga kini masih mengamankan lokasi kebakaran dengan berjaga-jaga, sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Pada awal awal bulan Juli lalu sebuah bangunan yang dijadikan show room mobilair di Jln Maluku, Palu Selatan, ludes dilalap api dengan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.
informasi
Kebakaran yang terjadi di kota Palu provinsi Sulawesi Tengah telah terjadi kebakaran hebat api baru bisa dikendalikan sekitar satu jam kemudian. Hal ini membuat banyak pihak mengalami kepanikan dan negara mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 00.01 0 komentar
