1. fakta
data
Longsor Akibat Gempa di Cianjur
Takut Longsor Susulan, Proses Evakuasi Korban Dihentikan
Novia Chandra Dewi - detikNews
Jakarta - Belasan rumah tertimbun longsor dan 9 orang ditemukan tewas akibat tertimbun tanah pasca gempa di desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat. Namun evakuasi terpaksa dihentikan karena masih terjadi longsor susulan.
"Proses pencarian korban dihentikan karena masih terjadi longsor susulan,"kata Kapolsek Cibinong AKP Iwan Mustawan saat dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2009).
Menurut Iwan, rencananya para petugas akan kembali melakukan pencarian besok. Sejumlah alat berat saat ini juga sudah disiapkan untuk membantu proses evakuasi korban.
"Besok pagi kalau sudah mulai terang akan diekvakuasi kembali, saat ini alat berat yang ada belum bisa menjangkau lokasi," tambah Iwan.
Meski demikian jaringan komunikasi yang sebelumnya sempat terputus di lokasi longsor sudah mulai lancar. Pemerintah daerah setempat pun saat ini sudah membangun posko-posko bantuan untuk keperluan logistik warga yang selamat.
"Satuan tugas di Kecamatan juga sudah membangun tenda darurat, termasuk untuk makan sahur," pungkasnya.
informasi
Jadi dari kesimpulan semua data dan fakta yang kami terima bahwa didaerah Cianjur pada tanggal 3 bulan September 2009 telah terjadi Longsor akibat gempa bumi. Dan menurut kalposek Cibinong Iwan Mustawan baru menemukan 9 korban dari bencana tersebut dan masih belum jelas kepastiannya.
2. fakta
Data
Jumat, 16 Januari 2009 | 04:01 WIB
KOTA GAZA, KAMIS — Anak-anak merupakan pihak yang paling celaka dalam konflik di Gaza akibat gempuran terus-menerus tentara Israel sekaligus menyisakan trauma dan ancaman bayi-bayi yang baru lahir dan ibunya.
Ann Veneman, Direktur Eksekutif UNICEF di PBB, mengatakan, tak banyak yang bisa diperbuat untuk menolong dan melindungi anak-anak ini karena nyaris separuh dari wilayah tercekam oleh rasa ngeri akibat serangan dan gempuran tentara Israel.
Lebih dari 320 anak tewas dan 1.500 lainnya luka-luka sejak konflik mulai berlangsung lebih dari tiga minggu lalu, ujar Ann yang menyebutkan bahwa situasi ini sulit digambarkan, tragis, dan sukar diterima.
"Mereka adalah korban yang tidak bersalah," ujar Ann kepada CNN di Johannesburg, Afrika Selatan, sebelum meluncurkan acara tahunan UNICEF bertajuk "State of the World's Children".
Anak-anak sangat rentan di Gaza karena keluarga mereka terperangkap di area konflik. "Warga tidak dapat meninggalkan tempat tinggal dan mencari tempat berlindung yang aman di negara lain," ujar Ann.
Karena mereka tidak dapat melarikan diri dari kekerasan yang berlangsung konstan ini, kata Veneman, sebagian besar anak-anak Gaza sangat trauma.
informasi
Dari peperangan tersebut bukan hanya negara mengalami kerugian dari segi keturunan bangsa asli, material, dan lainnya hal tersebut juga mengakibatkan anak-anak menjadi trauma sehingga mereka takut akan segala hal.
3. fakta
data
Senin, 17 Agustus 2009 | 22:57 WIB
STOCKHOLM, KOMPAS.com - Pada 2050, Asia bakal mengalami lipat dua permintaan makanan. Soalnya, penduduk makin bertambah sementara kemampuan produksi pangan justru melorot.
Nah, ketimbang menghadapi bencana macam itu, jauh-jauh hari, Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah memberikan peringatan. Setidaknya, seperti muncul pada Senin (17/8) pada Minggu Air Dunia di Stockholm, Asia harus sesegera mungkin mereformasi pengelolaan sumber daya air.
"Asia bakal makin terlanda air limbah yang membawa kekurangan gizi," begitu pesan Direktur Jenderal Institut Pengelolaan Air Colin Chartres dalam konferensi yang dihadiri sekitar 2.500 tokoh peneliti, politisi, berikut pejabat pemerintahan.
Dalam catatan PBB, kemudian, pada 2050 pula, Asia justru mengimpor lebih dari seperempat kebutuhan bahan pangan biji-bijian.
Informasi
Kesimpulannya yang paling banyak menderita kelaparan terbanyak ialah dikawasan Asia Termasuk di Indonesia itu sendiri.
4. fakta
data
JAKARTA, RABU - Badai tropis Charlotte yang secara tidak langsung menimbulkan cuaca memburuk di wilayah perairan Indonesia sejak Minggu (11/1) hingga Selasa (13/1) akhirnya meluruh. Dampak yang ditimbulkan berupa perubahan wilayah pertumbuhan awan hujan kini makin merata, tidak lagi konvergen atau terpusat di wilayah-wilayah tertentu.
”Wilayah hujan yang makin merata itu mengurangi intensitas hujan lebat,” kata Kepala Subbidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudianto, Selasa (13/1) di Jakarta.
Meski demikian, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, BMKG tetap menyatakan beberapa daerah agar waspada terhadap hujan deras, petir, dan angin kencang, setidaknya di beberapa wilayah hingga Kamis pekan ini. Wilayah tersebut meliputi Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Papua Tengah dan Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian utara dan barat, serta Bali dan Nusa Tenggara.
BMKG memprediksikan pula keadaan serupa masih berlangsung pada 16 hingga 19 Januari 2009 di wilayah Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Tenggara, Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Petugas BMKG dari Bidang Informasi Meteorologi Maritim, Hasneni, kemarin juga menjelaskan, saat ini terjadi pola angin yang membentuk pusaran laut dengan kecepatan udara rendah di wilayah perairan utara Biak dan Manokwari. Keadaan demikian juga berpeluang menimbulkan cuaca buruk dengan wilayah yang dinaungi awan dan petir.
Intensitas badai
Kukuh menyatakan, periode bulan Januari sampai Februari akan menunjukkan intensitas badai tropis di belahan bumi selatan mulai memuncak hingga dua sampai empat kali dalam sebulan. Dampak cuaca buruk akan makin terasa sehingga makin berpeluang mengganggu pelayaran maupun penerbangan, berikut pula menimbulkan hujan lebat yang berpotensi mendatangkan banjir serta tanah longsor.
”Intensitas badai yang memuncak sekarang bisa dilihat dari adanya pusat tekanan rendah di sekitar lokasi badai Charlotte yang meluruh. Kondisi pola angin di wilayah Indonesia hingga kemarin juga belum berubah, dibandingkan sewaktu badai tropis Charlotte masih aktif,” kata Kukuh.
Badai tropis atau siklon Charlotte aktif sejak 11 hingga 13 Januari 2009, diawali pusat tekanan rendah yang terpantau sejak 6 Januari 2009. Selama aktif menjadi siklon dalam tiga hari itu, badai Charlotte menimbulkan berbagai kecelakaan pelayaran di Indonesia yang menenggelamkan ratusan warga hingga tewas.
Badai tropis itu juga menimbulkan tarikan massa udara dari wilayah tekanan udara tinggi di daratan Asia sehingga menimbulkan pergerakan angin kencang dari utara ke selatan. Angin kencang di permukaan laut akhirnya menimbulkan gelombang tinggi hingga menerpa bagian pantai sebelah utara di beberapa pulau di Indonesia.
Mengenai kemunculan badai tropis di belahan bumi selatan pada periode sekarang, Kukuh mengatakan, sudah dua kali badai selama Desember 2008. Kedua badai tropis itu dinamai Dolphin (masa aktif 15-17 Desember 2008) dan Billy (masa aktif 18-29 Desember 2008).
informasi
Ternya tornado juga ada dikawasan Indonesia walaupun dalam skala yang kecil dibandingkan dengan negara-negara besar lainnya kita cukup bersyukur di wilayah Indonesia aman-aman saja dalam hal tornado.
5. fakta
data
Palu (ANTARA News) - Sedikitnya dua buah bangunan penduduk hangus dilalap api, menyusul kebakaran hebat yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis tengah malam hingga Jumat dini hari.
Kebakaran itu menghanguskan satu blok rumah kos dengan 12 kamar dan sebuah rumah penduduk di Jln Nokilalaki, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, hingga rata dengan tanah.
Adha, warga setempat yang juga saksi mata, mengatakan awal sumber api terlihat sekitar pukul 23:50 Wita dari arah belakang rumah milik Ni`mah.
Sejumlah warga setempat yang mengetahui kebakaran ini segera berdatangan ke lokasi kejadian dan berusaha memadamkan api dengan cara mengambil air menggunakan ember dari rumah-rumah penduduk, namun mereka tidak berhasil mengendalikan si "Jago Merah" yang terus membesar.
Ia menambahkan dirinya sempat mendengar khabar kalau sebelum terjadi kebakaran dan apinya membesar, ada lilin terjatuh dan menyambar salah satu kamar kos di belakang rumah milik Ni`mah.
"Cuma saya tidak mengetahui siapa yang tinggal di kamar kos tersebut," tuturnya, dan menambahkan saat kejadian listrik pasokan PLN di kawasan tersebut lagi padam.
Kebakaran keduanya di Kota Palu kurun dua pekan terakhir itu baru berhasil dikendalikan sekitar satu jam kemudian setelah lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Pemkot Palu tiba di lokasi kejadian.
Aparat kepolisian dari Polres Palu hingga kini masih mengamankan lokasi kebakaran dengan berjaga-jaga, sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Pada awal awal bulan Juli lalu sebuah bangunan yang dijadikan show room mobilair di Jln Maluku, Palu Selatan, ludes dilalap api dengan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.
informasi
Kebakaran yang terjadi di kota Palu provinsi Sulawesi Tengah telah terjadi kebakaran hebat api baru bisa dikendalikan sekitar satu jam kemudian. Hal ini membuat banyak pihak mengalami kepanikan dan negara mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah
Kamis, 03 September 2009
5 contoh fakta, data dan informasi oleh Nurul Hasanah dan Ratna Estu Priharti
Diposting oleh Kelas 10-7 SMA 97 Jakarta di 00.01
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar